MengASIhi anak tugas Ayah dan Ibu


8 Agustus 2019/05.41

Assalammualaikum sahabat wijayastuti,semoga dalam keadaan sehat selalu dan berbahagia ya. Siapa yang baru saja melahirkan? Selamat ya atas kelahiran bayinya,saatnya mengASIhi bersama ayah. Eits kok bersama Ayah,iya dong bikinnya kan bareng2,hehe.

Kemarin aku mengikuti acara workshop Pekan ASI sedunia 2019 yang rutin diselenggarakan dan diperingati setiap awal bulan Agustus. Tema tahun ini adalah "Empower Parents Enable Breastfeeding". Kegiatan memberi ASI eksklusif sekarang menjadi sorotan dunia guys.

Kegiatan memberikan ASI eksklusif secara 6 bulan ini,tidak hanya tugas Ibu saja tetapi juga tugas seorang Ayah,kok bisa? Workshop ini di hadiri 500 peserta dari 34 negara. Beberapa peserta menggunakan baju DKI dan banyak ondel-ondel terpasang di pelataran depan ruangan.

Dalam acara ini Kemenkes turut mengundang Indra Sogi Dhuaja sebagai salah satu founder Ayah ASI. Aku benar-benar merasa kegiatan Ayah ASI itu luar biasa. Menurut Sogi,kaum Adam itu bukan tidak ingin membantu kaum hawa dalam mendidik anak atau membantu Ibu merawat anak dan memberikan makan pada anak. Tapi karena,belum apa-apa sang Ibu sudah merasa takut jika sang Ayah salah dalam menangani anaknya. Contoh percakapan yang sering terjadi saat sang Ayah berusaha membantu.

"Ayah,jangan gitu cara gendongnya."
"Ayah kalo mandiinnya gitu anaknya nanti bisa kecemplung."
"Ayah,kalau yang ini baju buat tidur,kalau abis mandi bajunya beda lagi."

Hal-hal seperti ini yang membuat kaum Adam jadi berpikir,ya sudah lah kalau gitu aku gak usah bantu nanti salah terus. Padahal Ibu pada masa recovery setelah melahirkan sangat membutuhkan bantuan sang Ayah.

Ada tiga tahap menurut Ibu Enyta dari Kemenkes pertolongan Ayah dibutuhkan. Tahap pertama saat bayi baru saja lahir. Transisi dari hamil masih bisa lumayan tenang tidurnya,sampai kemudian harus berjaga setiap hari,harus ada adaptasinya nih,di sini ayah sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadi baby blues pada sang Ibu. Tahap kedua setelah sebulan mengurus anak,mulai nih sang ibu merasa jenuh di rumah seharian,perlu bersosialisasi pergi ke suatu tempat. Peran Ayah dibutuhkan untuk mensupport Ibu,bisa dengan menemani Ibu jalan-jalan keluar atau bertemu dengan teman-teman. Tahapan ketiga saat mau kembali masuk kerja,ritme yang sudah terbiasa selama 3 bulan di rumah dengan bayi,harus berubah dengan meninggalkan bayi dan bersiap lebih pagi untuk ke kantor.

Bersama Indra Sogi Dhuaja (Founder Ayah ASI) di gedung Kemenkes auditorium Prof. Dr.G.A.Siwabessy

Dari Ka-ki Indra Sogi Dhuaja Founder Ayah ASI,  Wakil Ketua Umum PKK se Indonesia Ibu Retno, Plt Kemenkes Ibu Enyta.
Acara yang di gagas oleh Kemenkes di kemas apik sehingga membuat peserta workshop semangat untuk mengASIhi anak-anaknya. Pekan ASI sedunia 2019 ini mengadakan lomba video mengASIhi Ayah dan Ibu, akan di nilai bagaimana kekompakan orangtua dalam mengASIhi anaknya. Dari 78 peserta yang mengikuti lomba ini, terpilih 6 orang pemenang, dari Juara I sampai juara harapan 3. Peserta lomba dikhususkan untuk ibu yang bekerja. Peserta perwakilan dari pegawai kementrian di Indonesia. Salut nih sama Ibu Nila Moeloek, mengembalikan warga Indonesia khususnya para Ibu  dan Ayah untuk mengASIhi anak-anaknya bukan meng-SUFOR-kan anak-anaknya. Pesan Ibu Nila, sesibuk-sibuknya Ibu bekerja ASI eksklusif harus tetap dijalankan. Karena melalui ASI akan terbentuk generasi penerus bangsa yang seimbang antara perasaan dan logikanya, selain cerdas maka akan santun juga, karena tercipta ikatan kasih sayang diantara anak dan orangtua.

Hadiah diberikan langsung kepada pemenang lomba MengASIhi oleh Ibu menteri Nila Moeloek pada Pekan ASI Sedunia 2019.
Beberapa waktu lalu, kalau gak salah tanggal 30 Juli 2019, salah satu artis yang di undang di acara Ulang tahun Trans TV ditanya oleh presenternya, kira-kira bagian mana dari tubuh yang mau dioperasi? spontan sang artis bilang, bagian payudara, karena sudah dipakai menyusui jadi bentuknya sudah tidak seindah awalnya. Duh, walaupun aku belum dianugerahi anak dan belum pernah merasakan menyusui, dengar statement artis ini kok jadi ngerasa bete yah. Dia, gak tahu apa sebegitu hebatnya mengASIhi sehingga disarankan untuk merecovery tubuh sang Ibu selepas melahirkan, tubuh kembali melangsing dan organ-orang tubuh yang luka bisa kembali pulih dengan menyusui. Buat para model atau pekerja di depan layar kaca, gak usah tahut nanti jadi gak kece lagi deh setelah menyusui, justru, kendurnya payudara bukan dikarenakan menyusui, tapi sebab usia yang bertambah dan perubahan berat badan. Bahkan dahsyatnya menyusui itu bisa membuat para wanita terhindar dari kanker payudara. Baca deh, artikelnya.

Inisiasi menyusui dini sejak bayi baru lahir, didekatkan pada puting susu Ibu dan meminum kolostrum itu benar-benar keajaiban, benar-benar rahasia Allah yang gak bisa dibayar dengan apapun. Hal ini berdampak sangat baik untuk kedekatan anak dan Ibunya. Sementara kolostrum bermanfaat untuk kekebalan tubuh sang anak. Anak yang mendapakan kolostrum awal dia lahir,  sistem imunitas tubuhnya akan berkembang dengan baik, akan terhindar dari sakit pneumonia yang biasanya menyerang anak kecil dari faktor udara.

Stop pneumonia dengan Inisiasi Menyusui Dini.
Pemerintah mencanangkan ASI eksklusif selama 6 bulan, program ini tidak semata-mata kemudian Ibu berhenti mengASIhi. Enam bulan pertama anak hanya cukup diberi ASI, setelah enam bulan, anak tetap diberi ASI dan diberikan makanan pendamping. Karena ASI tidak ada rasanya, maka menurut Ibu Nila Moeloek, sebaiknya makanan pendamping hanya sedikit saja diberi garam atau gula, hal ini akan berdampak pada kebiasaan makan anak sampai dewasa, dan terhindar dari beragam penyakit tidak menular yang mematikan. Puskesmas Kecamatan Tebet memiliki 10 langkah menuju keberhasilan menyusui. Seperti juga di lansir oleh Liputan 6, tips ASI berlimpah.
10 langkah menyusui ala Puskesmas Tebet.
Di acara workshop kali ini juga, baru tahu kalau di Indonesia ada Sentra Laktasinya, disini akan ada pelatihan cara memberi ASI ekslusif yang baik dan pembuatan makanan pendamping ASI. Para Ibu akan dibina dalam memberikan ASI.
Pemijatan puting, cara pemerahan yanng baik dan pemberian makanan pendamping ASI dijelaskan disini.
Tips dari Nila Moeloek dalam memberikan ASI untuk ibu bekerja. Jika membuat stok ASI saat cuti melahirkan, jangan terlalu banyak, usahakan memberikan ASI pada anak yang masih fresh, ASI yang diperah saat di kantor, berikan terlebih dahulu kepada anak, ASI stok digunakan jika ASI yang fresh kurang, kenapa? Karena ASI yang diproduksi oleh sang Ibu, gizinya mengikuti usia pertumbuhan anak. Saat anak menginjak usia 3 bulan, maka ASI yang diproduksi mengandung gizi baik untuk anak usia 3 bulan, begitu seterusnya.

Foto bersama, Komunitas Blogger Crony dan pegawai Puskesmas DKI (yang menggunakan kebaya DKI). Ka-ki (Wawa,Aku, Gita Siwi,Melly dan Tika Samosir).


Kemenkes selalu mengadakan acara-acara berfaedah mengundang komunitas dan perwakilan masyarakat untuk mensosialisasikan program-programnya, bersama komunitas blogger, Kemenkes berharap dapat mengajak Ayah dan Ibu untuk mengASIhi anaknya dengan baik bekerjasama dengan media dan penyebaran secara digital. Menurut data dari Kemenkes Situasi Praktik Menyusui di Indonesia adalah  55% anak yang mendapatkan ASI selama 24 bulan, 74,5% anak usia 0-5 bulan mendapatkan ASI,58,2%  para Ibu yang melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), masih sedikit ya.

Situasi Praktik Menyusui di Indoenesia dari Kemenkes. "Pekan ASI SeDunia".
Sekarang untuk kamu yang mulai program memiliki anak, yuk, komunikasikan dengan suami bagaimana cara mengASIhi anak dengan baik. Sebagai Ayah tugasnya tidak hanya memberikan nafkah saja, tapi juga harus menjadi pelindung dan manajer untuk Ibu dalam mengASIhi. Melindungi Ibu dari serangan orang-orang atau keluarga yang menyebabkan sang Ibu jadi tidak bahagia, karena kebahagiaan seorang Ibu berpengaruh pada jumlah ASI yang akan dihasilkan. Ayah juga harus menjadi manajer Ibu dalam mengatur waktu tidur sang Ibu, karena kurang tidur bisa menyebabkan produksi ASI berkurang bahkan berdampak babyblues pada Ibu.

Selamat mengASIhi, Ayah dan Ibu. Ingat ya, bikinnya berdua, mendidiknya, mngASIhinya juga bersama-sama.



















Komentar

  1. kebetulan nih teh, aku juga mau bikin trit tentang asi

    BalasHapus
  2. Semoga disetiap tempat kerja yang banyak memperkerjakan perempuan diberikan ruang laktasi yang memandai

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke blog saya. Insyaallah saya akan berkunjung balik. Silahkan berkomentar dengan sopan, dan berbagi tips untuk sesama pembaca.