Penyakit Tidak Menular Mematikan Nomor Satu Dunia

20 Juni 2019/ditemani kisah kasepuhan Cirebon di TV.


Sebelah Kanan Pak Heri menggunakan Baju Hadiah dari Istri sedang menjalankan Rehabilitasi Medik dengan berjalan di teradmil sesuai yang dianjurkan, setiap 100 meter beliau mengumpulkan koin dibawah tulisan harapan-harapan penderita penyakit jantung Koroner yang sudah di operasi. pemasangan ring di pembuluh darahnya atau operasi jantung bypass.
Berjalan perlahan dengan wajah tanpa ekspresi, mengumpulkan lempengan koin warna-warni dibawah tulisan harapan. Harapan yang menyemangati mereka, untuk tetap berusaha menjalani hidup. Bagaikan zombi mereka menjalani hidup, berjalan perlahan, ekspresi dikurangi, perasaan dijaga, pola makan banyak dipantang, banyak hal yang dibatasi. Mataku tertumbuk pada sosok muda menggunakan baju "Hadiah Dari Istri", sebegitu sayangnya keluarga terutama istrinya padanya, tapi mungkin dia terlambat menyadarinya. Tembakau, makanan cepat saji lebih menggoda daripada mengindahkan nasihat rekan dan istri. Makanan sang istri yang banyak sayuran dan buah dianggap tak lagi moderen, karena waktunya lebih banyak di kantor yang menyajikan makanan siap saji. Lengkap sudah penyebab dia menjadi seperti zombi.

Heri namanya, baru saja selesai di operasi jantungnya. Dengar operasi jantung sejak dulu, selalu membuatku meringis. Tetangga depan rumah, pakdeku pernah mengalaminya, semoga kita termasuk kamu yang membaca gak akan pernah mengalami operasi ini ya. Operasi jantung adalah operasi besar, mau tidak mau dadamu akan dibelek, bukan dengan pisau sayat tebal seperti yang dilakukan untuk mengoperasi orang tubuh yang teletak di perut kita, tapi menggunakan gerinda. Iya, karena jantung kita dilindungi tulang rangka. Suka kesel kan sama yang gak bisa jagain jantungnya, sumber kehidupan dia yang dikasih gratis sama Allah.

Pagi itu tanggal 19 Juni 2019 aku mendapatkan giliran untuk berkunjung ke RS. Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.Sempat galau untuk pindah ke RS. Persahabatan karena lebih dekat dari rumah. Tapi karena sudah penuh disana, Bismillah insyaallah ada hal bermanfaat yang bisa kubagi dengan kamu, pembaca setiaku :).

Kementerian Kesehatan mengundang komunitas Blogger untuk mengikuti acara Workshop Blogger kesehatan dengan tema Cegah dan Kendalikan Penyakit Tidak Menular dalam rangka memperingati  hari tanpa Tembakau Sedunia tanggal 18 Mei 2019. Acara WorkShop ini ber langsung 2 hari tanggal 18-19 Juni 2019.
Rokok itu bahaya guys. Kalauada kau atau sadara kamu atau teman kamu ada yang merokok, suruh baca Blog aku ya, karena gak ada bagus-bagusnya , gak ada keren-kerennya. Gimana mau dibilang keren kalau meracuni dan merusak diri ya tho?

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan selalu padat bergizi. Mulai dari pembukaan dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dr.Cut Putri Arianie,M.H. Kes. Beliau sudah mengatakan bahwa lingkar perut bisa dijadikan pertanda sudah masuk dalam batasan obesitas atau belum. Jika seorang wanita memiliki lingkar perut  diatas 80 cm dan laki-laki diatas 90 cm dipastikan orang tersebut masuk dalam kategori obesitas.

dr.Cut Putri Arianie,M.H.Kes Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular

Acara 1 di bawakan oleh dr.Theresia Sandra Diah Ratih, MHA dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
dr. Theresia Sandra Diah ratih,MHA  dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak menular.bersama Ibu Gita dari Biro komunikasi Kemenkes.
Penyakit tidak menular ini merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia karena menghabiskan biaya pelayanan kesehatan sangat besar. Penyakit Tidak Menular tidak hanya disebabkan oleh penyakit degeneratif atau pengurangan fungsi metabolisme tubuh, tapi banyak masyarakat usia muda sudah mengidap Penyakit Tidak Menular yang menyebabkan kematian. Dari jumlah penduduk di indonesia hanya 30% yang terdeteksi memiliki penyakit tidak menular, 30% yang berobat, sisanya terdiagnosa setelah terkena serangan penyakit tidak menular yang mematikan.

Ada 4 penyakit tidak menular yang dikategorikan menjadi pembunuh nomer satu di dunia. 
1. Penyakit jantung Koroner
2.Stroke
3.Kanker'
4.Asma

Penyebab terbesar dari Penyakit Tidak Menular ini adalah Rokok, dan Asupan Garam, Gula dan Lemak yang berlebihan. Menurut dr. Theresia Indonesia merupakan 17 negara dengan tiga masalah gizi (Global Nutrition Report,2014)

  1. Kemampuan kognitif dan motorik anak terhambat pada balita yang pendek,kurus dan kegemukan
  2. Meningkatkan resiko PTM (Penyakit Tidak Menilai) pada saat dewasa jika pada saat balita pendek, kurus dan kegemukan.
  3. Kegemukan diusia lebih dari 18 tahun akan terkena faktor risiko Penyakit Tidak Menular.
80% penyebab penyakit tidak menular disebabkan oleh perilaku yang tidak sehat.
  1. Kurangnya aktivitas fisik
  2. Kurangnya konsumsi makanan berupa sayur dan buah
  3. Merokok
  4. Mengkonsumsi Alkohol
Beberapa hal yang harus dilakukan oleh kamu untuk meningkat perkembangan obesitas adalah dengan:
  1.  Mengurangi asupan gara
  2. Mengurangi asupan gula
  3. Mengurangi asupan Lemak
Menurut data dari Kemenkes adalah sebagai berikut:
Data yang didapat dari seluruh Indonesia, tentang kelebihan asupan Garam, Gula dan lemak juga obesitas di belakan Indonesia.
Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.Sudah melakukan beberapa tindakan untuk pencegahan.
Program PTM
Mampir ke website resmi P2PTM



Kemenkes menghimbau masyarakat untuk menjadi CERDIK (Cek Kesehatan Berkala, Enyahkan Asap Rokok,Rajin Olahraga, Diet Seimbang, Istirahat Cukup, Kelola Stres). Merokok dan Penyakit Tidak Menular harus dihentikan dengan Gerakan Masyarakat Sehat.

  1. Area bermain untuk anak di setiap wilayah per kecamatan
  2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan
  3. Berhenti merokok
  4. Cek kesehatan berkala, untuk usia 40 tahun ke atas minimal 1 tahun sekali melakukan cek kesehatan berkala.
Untuk pengendalian rokok yang merupakan penyebab utama penyakit tidak menular Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular melakukan MPOWER.

M-monitor konsumsi Produk tembakau dan pencegahannya.
P- Perlindungan dari Paparan Asap Orang lain
O-optimalkan layanan berhenti merokok
W-waspadakan masyarakat atas bahaya merokok
E- eliminasi iklan, promosi,dan sponsor produk tembakau
R- raih kenaikan harga rokok dengan peningkatan cukai dan pajak rokok.

MPOWER P2PTM
Untuk mengeliminasi iklan rokok, masyarakat dapat melaporkan ke nomer khusus yang langsung behubungan dengan Kemenkes, bebass pulsa. bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok juga dapat menghubungi nomer di bawah ini.


Acara Kedua di bawakan oleh dokter enerjik yang terlihat sangat muda, tidak seperti usia aslinya, coba teak berapa usianya?
dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes
Beliau memiliki 36 buku seputar kesehatan dan mengatur pola makan serta stress. Menurutnya wellness adalah hal yang harus dimiliki oleh setiap orang. Wellness adalah perasaan nyaman dan legowo saat keadaan di sekitar tidak sesuai dengan yang diinginkan. Menerima dengan cepat. Ke-wellness-an ini dapat tercapai jika latihan fisik seseorang terpenuhi sehingga aliran darah bisa dengan cepat sampai ke otak.

Beliau memaparkan menu yag baik untuk orang yang sudah terkena obesitas. beliau mengatakan bahwa kurangi asupan gula, karena banyak orang Indonesia menyukai manis dan asin berlebih atau juga umami. Berikut Menu yang dapat dilakukan untuk kamu yang sudah masuk dalam kategori obesitas.
1/2 piring sayur , 1/2 piring lagi isi dengan Karbohidrat dan protein. Buah dapat dimakan pada saat selingan seperti snack atau pada saat makan malam.
Untuk orang yang tidak obesitas disarankan untuk memakan semangkuk sayur dan beberapa potong buah-buahan. Jika hanya makan nasi dan protein, maka akan banyak raikal bebas dalam tubuhmu. Nasi mengandung glukosa yang memiliki senyawa kimia berupa C,H dan O. Jika makan nasi dengan protein saja, maka protein akan mengikat zat CO menjadi karbonmonoksida atau radikal bebas dalam tubuh yang bisa menyebabkan banyak penyakit tidak menular seperti kanker dan obesitas. Sayur wajib ya. Beliau menyampaikan bahwasanya kita harus mengurangi asupan garam, gula dan lemak.

Jika kita mengkonsumsi  makanan mengandung gula berlebihan akan menyebabkan :
  1.  Produksi hormon Serotonin meningkat sehingga kita jadi mudah mengantuk
  2. Produksi hormon inulin meningkat sehingga menurunkan kadar glukosa darah dan menyebabkan kelelahan
  3. Produksi hormon dopamin meningkat sehingga terjadi ketagihan pada makanan manis.
  4. Menyebabkan Penuaan dini, penyakit Diabetes Melitus dan perut buncit.
Jika kita mengkonsumsi makanan mengandung garam berlebihan akan menyebabkan:
  1. Pembuluh darah tidak elastis, terjadi peningkatan tekanan darah (hipertensi) yang berhubungan dengan penyakit jantung dan stroke.
  2. Peningkatan jumlah cairan dalam tubuh, sehingga ginjal bekerja keras dalam tubuh.
  3. Menyebabkan berkurangnya penyerapan mineral seperti kalsium sehingga dapat menyebabkan osteoporosis.
Duh, sekarang porsinya mulai dikurangi yah.

Lemak seperti gorengan dan santan juga memicu obesitas. Santan baik, tapi makanan bersantan yang dihangatkan itulah awal bahayanya.

Sesi ke-2 ini pas banget mau makan siang, peserta blogger jadi mikir dua kali nih makan-makanan yang gak sesuai dengan pola sehat yang sudah disampaikan, hehe.

Acara Ke-3 diisi dengan workshop untuk para blogger dalam menuliskan materi di blognya sehingga menggugah pembacanya.
Beliau adalah seorang wartawan majalah Tempo yang fokus pada masalah tembakau di indonesia. Beliau mengajak blogger untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya tembakau melalui Story Telling. harus ada tiga elemen yang disampaikan dalam cerita kita. Aktor, plot dan sudut pandang cerita. Kenapa harus melewati storry telling? karena lewat bercerita akan dengan mudah mengajak orang lain mengerti dan memahami, sehingga dapat menceritakan kembali pada orang lain untuk berhenti merokok, misalnya.

Dari Topik rokok dapat di bredel menjadi beberapa sudut pandang : pendidikan,alkohol, umroh, sayuran dan buahan dan banyak lagi.Alur yang digunakan bisa dimulai dari kilas balik,inti cerita, benang merah dan ending cerita. 

Dalam membuat tulisan yang berbobot buatlah dalam 3 lapisan sehingga orang mudah mengingatnya. seperti contoh meme di bawah ini.

Dihari kedua acara Workshop Blogger Kesehatan  Cegah dan Kendalikan PTM dalam rangka memperingati hari tembakau sedunia 2019. Blogger diajak fieldtrip ke 5 Rumah Sakit dibawah naungan Kemenkes divisi PTM. Rumah sakitnya adalah RS. Persahabatan, RS Pusat Otak Nasional, RSCM (Rumah sakit Cipto Mangunkusumo), RS. Dharmais dan RS. Jantung Nasional Harapan Kita. Karena lokasinya yang berjauhan, maka 45 blogger dibagi kedalam 5 rumah sakit ini. Aku kebagian di RS. Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.

Agak bingung sih,karena rumahku lumayan jauh nih dari rumah sakit ini, tapi bismillah saja, karena sudah ditentukan oleh panitia dari Kemenkes. Keseruan naik moda transportasi menuju Stasiun tanah Abang dari stasiun Depok, menambah keseruan hari itu. Untungnya tidak terlambat sampai disana.
Rumah Sakit Harapan Kita

Kami disambut dengan baik dan berkumpul di lantai 4 ruang rapat direktur. Mewah dan dingin.
Ruang Rapat Direktur di Lantai 4 Rumah Sakit Harapan Kita

Alhamdulillah dokter-dokter hebat yang merupakan dokter langka di indonesia, karena untuk spesialis jantung masih banyak dibutuhkan dan baru ada beberapa yang pro dalam masalah jantung koroner. Dr. dr. Basuni Radi SpJP(K),FIHA selaku direktur utama menjelaskan bahwa Rumah Sakit Harapan Kita adalah rumah sakit kelas A yang fokus terhadap kardiovaskular. Penyakit di Indonesia akibat degeneratif dan infeksi semakin meningkat. Penyakit degeneratif bisa dicegah. Mencegah kematian bukan saja dengan kehebatan tatalaksana IGD Rumah Sakit tapi juga pencegahan dari rumah.

Ada tiga macam pencegahan terjadinya penyakit tidak menular yang dapat dilakukan:
  1. Pencegahan primer, berasal dari diri sendiri dan keluarga pasien untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan pola makan dan hidup yang baik.
  2. Pencegahan sekunder adalah pencegahan yang dilakukan oleh rumah sakit untuk mengobati penyakit yang di derita oleh pasien.
  3. Pencegahan primordial adalah pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mencegah terjadinya penyakit degeneratif secara dini. Dengan berbagai program yang dapat menyehatkan masyarakat indonesia.
Setelah pembukaan dari Dr. dr. Basuni Radi SpJP(K),FIHA, selanjutnya Dr.dr. Ade Meidian Ambari SpJP(K),FIHA, FACC hehe, tambah panjang yah gelarnya, mau tanya singkatan dari apa lupa, jadi barusan cek di google kalau itu maksudnya SpJP(Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah), FIHA (Fellow Indonesian Heart Association dan FACC (Fellow Of The American College of Cardiologist) wah ini luar biasa keren kan sudah setara dengan para dokter di Amerika.Cek di sini. Standar kerja dokter disini juga sudah sama dengan rumah sakit jantung di Eropa. untuk pemasangan ring bisa dilakukan dalam waktu 1,5 jam sejak diketahui permasalahan pasien. Total waktu operasi antara 6-9 jam.

dr. Ade menyampaikan penyebab kematian nomer satu penyakit tidak menular adalah penyakit Jantung Koroner. dr. Ade memulai penjelasan dengan slide video tentang beberapa artis dan tokoh masyarakat yang meninggal akibat penyakit jantung. Langsung meninggal gak tunggu waktu, kami yang berada di ruangan langsung berasa pengen jagain  jantung kita, secara organ yang beratnya antara 250-300 gram alias sebesar buah apel dengan pembuluh darah sebesar 4 mm itu adalah sumber kehidupan kita banget, jantung rusak, selesailah masa kontrak hidup kita di dunia.

Rokok merupakan penyumbang berat penyakit ini. Rokok mengandung zat nikotin yang akan mengendap dan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah arteri yang besarnya hanya 4 mm, kecil banget ya guys. Rokok juga bisa mengentalkan darah, sebab zat nikotin merangsang trombosit dan menebal di pembuluh darah sehingga bisa menyebabkan arteloklorosis, jika tidak segera ditangani dengan pemasangan ring, maka jantung akan membengkak dan bisa terjadi kebocoran jantung. Naudzubillahimindzalik.

Pasien penyakit Jantung Koroner yang telah di operasi Ring dan Bypass di RS. Jantung Nasional Harapan Kita. Ka-ki (Clara, Aku, PAk Suryadi, Maria)
 
Namanya Bapak Suryadi, kami diperbolehkan menanyakan perihal penyakit dan perjalan pengobatannya di RS.Harapan Kita. Rumah sakit ini sangat menjaga privasi pasien, karena setiap yang ingin bertanya dan ditanya harus mengisi form terlebih dahulu, walaupun jadi gak sempet foto bersama istri pak Suryadi karena rasa kurang nyaman di kawal dan diingatkan berkali-kali untuk hanya mengambil foto seminimal mungkin.

Bapak Suryadi merokok sejak usia 15 tahun. Sudah lama berhenti merokok sejak 2005 dan tahun 2015, gejala nyeri di dada dialaminya saat tugas malam. Beliau bekerja di Pabrik Garmen bagian Produksi. Waktu bekerja yang bergantian membuatnya sering begadang. Zat nikotin juga mengendap sempurna di pembuluh arteri, sehingga walaupun sudah berhenti merokok Pak Suryadi tetap terkena penyakit jantung koroner. Pola istirahat yang berubah-rubah membuat organ tubuhnya terutama jantungnya bekerja kurang baik. Pola makan juga kurang baik. Setelah 4 tahun dipasang ring di pembuluh darah Pak Suryadi, dadanya kembali nyeri, setelah diperiksakan kembali Pak Suryadi harus melakukan by pass.

Operasi bypass jantung adalah tindakan untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah arteri koroner. Prosedur ini dilakukan bagi pasien penyakit jantung koroner, dengan cara memanfaatkan pembuluh darah dari organ-organ tubuh lain sebagai jalan pintas untuk mengalirkan darah ke otot jantung.Cek di sini. 

Sekarang pak Suryadi sudah bisa berjalan 1,6 km. Menurut psikolognya Pak Suryadi dilarang terlalu bahagia atau sedih. Semoga Pak Suryadi lekas pulih dan sehat kembali seperti sebelum sakit. Oh iya di RS Jantung Nasional Harapan Kita ada ruang rehabilitsi mediknya loh. Pasien yang sudah selesai operasi di latih untuk jalan di treadmil setiap orang berbeda-beda jarak yang ditempuhnya.

Ruang Rehabilitasi Medik RS. Harapan Kita pasca operasi.Mereka juga dibina untuk ke Klinik Stop Merokok.

Treadmill untuk anak. Ruang rehab ini boleh digunakan untuk umum saat diatas jam 2 siang.
Setelah berbincang dengan pasien kami diajak memeriksakan jantung kami dengan menggunakan alat deteksi dini yang baru dimiliki oleh RS. Harapan Kita namanya EKG dispersion. Ada 4 alat yang digunakan di tangan dan kaki.

Warna hitam digunakan di kaki kanan, hijau di kaki kiri, merah ditangan kanan, kuning ditangan kiri.Hasilnya akurat.
Setelah itu kami kembali ke Kemenkes untuk mendapatkan materi tentang sosial media dari kang Arul.
Ppenggiat FLP (Forum Lingkar Pena) dan Kelas Blogger.
Untuk membuat personal branding diri kita dalam satu hari posting diinstagram minimal 1-3 postingan dalam sehari dan menggunakan 10 hashtag tepat dan mention 10 orang. Jangan pernah menmbiarkan komen tidak terjawab, jawab dengan cepat dan baik. Ganti kualitas foto menjadi lebih kecil agar mempermudah orang lain untuk mendownloadnya. Bisa dengan cara mudah dikirim ke whatss app, karena program ini otomatis mengurangi size foto. Oh iya ada pelajaran berharga nih, jangan pernah berfoto yang aneh-aneh yah di ponsel kalian, sebab walaupun sudah di hapus tetap terekam di media sosial juga aplikasi lainnya. Contohnya saat kita mendownload sebuah aplikasi dan ada foto aneh kitanya otomatis sosial media tersebut sudh diijinkan untuk menyimpan semua foto kita, hii ngeri. makanya dalam bersosial media sekarang sudah bebas tapi tetap beretika ya.

Untuk kalian yang penasaran untuk mengetahui Penyakit Tidak Menular lebih dalam, mampir yah ke Web ini. Atau bisa juga ke sosial medianya. 

Instagramnya : https://www.instagram.com/p2ptmkemenkesri
Twitternya     : https://www.twitter.com/p2ptmkemenkesRI
Facebook       : https://www.facebook.com/ Direktorat P2PTM Kemenkes RI
Website          : https://www.p2ptm.kemkes.go.id

Jaga pola hidup dan pola makan ya. Hidup sehat dimulai dari diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat luas. Lo sehat sama dengan keren. Jangan lupa lakukan CERDIK ya. Cek Kesehatan Berkala, Enyahkan asap rokok,Rajin Olahraga, Diet seimbang,Istirahat cukup, Kelola stres.




 



Komentar

  1. Betul mbak, justru penyakit tidak menular yang disebabkan pola makan dan pola hidup tidak sehat inilah yang banyak diidap masyarakat saat ini. Perlu kesadaraan untuk mau peduli dan mulai hidup sehat, lewat sosialisasi semacam ini agar orang-orang semakin menyadari untuk menjaga kesehatan dan mencintai diri sendiri dengan menerapkan pola hidup sehat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benarrrr sekali, dan untuk konsisten itu tidak mudah, huhu.

      Hapus
  2. Saya juga diminta dokter utk jaga pola makan, pola hidup dan pola pikir. Susah susah gampang. Semoga kita sehat semua. Thanks sharingnya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba Kemenkes sekarang lagi gencar-gencarnya mengenalkan CERDIK (Cek Kesehatan, Enyahkan Asap Rokok, Rajin berolahraga, Diet seimbang, Istirahat Cukup, kelola Stres). Semoga kita konsiste untuk hidup sehat yah.

      Hapus
  3. Wah, bagus Mbak, ulasannya lengkap. Memang benar rokok itu banyak mudharatnya. Berbagai jenis penyakit dan kanker mengintai para perokok. Alhamdulillah ayah dan suami saya enggak merokok. Saya sebel sama perokok Karena asapnya.

    Penyakit Jantung memang berbahaya dan mematikan juga kalau tidak ditangani dengan baik.

    Makasih sharingnya. Bermanfaat banget informasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, kadang kalau di tempat umum, saya sampai berpura-pura hamil supaya berhenti merokok. Banyak ipar juga om merokok. Kalau sudah kena batunya baru tahu rasa. Tadi pagi pas gw jalan pagi, ada tetangga yang lehernya beneran bolong, karena pparu-parunya bermasalah, gak bisa ngomong, pake gerakan aja, badannya gemuk padahal, mau tanya2, paksu udah ngajakin jalan lagi. Semoga perokok yang masuk dalam keluarga kita lekas sadar dan berhenti merokok, amiin.

      Hapus
  4. Memang rokok ini serem banget ya. Semoga tulisan ini mampu menyadarkan banyak pihak untuj semakin bergaya hidup sehat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin, Kemenkes juga peran sertanya lumayan, yuk sebagai masyarakat kita bantu pemerintah untuk membangun Indonesia bebas rokok :).

      Hapus
  5. Baca ulasannya nyaman banget, ngalir ceritanya, mba.
    Btw, agak kaget saya ternyata asma juga masuk dlm 4 penyakit tdk menular penyebab kematian di dunia. Harus lebih berhati-hati lagi ini jaga pola hidup, karena paru-paru & jantung juga berhubungan.
    Trims info sehatnya, mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mba Hastin. Iya Asma juga termasuk, karena jantung dan paru-paru itu berhubungan. Nah kalau oksigen yang masuk berkurang, maka peredaran darah akan terganggu, nah selanjutnya tahu dong.

      Hapus
  6. Sibhanaallah, pasien by pass jantung itu ternyata gak boleh sedih ataupun bahagia berlebih ya? Baru tahu ini, makasih ya Mbak sharingnya.
    Rokok itu memang pembunuh yaaa. Tapi masih banyak juga orang yg ngefans padanya, heraann deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Diah, bahkan kalau menurut dr.Ade, seorang pasien yang telah mengalami operasi by pass dilarang berhubungan intim sampai dia bisa berjalan 5 km tanpa merasa ngos-ngosan baru diperbolehkan.

      Hapus
  7. Terima kasih infonya, lengkap dan mendetail. Semoga kita semua dijauhkan dari penyakit-penyakit menular maupun tak menular terutama jantung koroner. Berat memang membiasakan hidup sehat dengan kondisi lingkungan dan pasangan yang tak mendukung, a.l asap rokok dan polusi asap kendaraan, tetapi bukannya tak mungkin dicoba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mba, dimulai dari kita bantuin pemerintah, jangan nyerahin semua-mua kesana tapi kita gak bantu. Bisa telpon ke o8001776565,bebas pulsa untuk melaporkan iklan rokok dan kalau ada yang mau konsultasi cara berhenti merokok.

      Hapus
  8. hiks, bapakku masih perokok aktif mbak, susah banget diingatkan akan bahayanya. Kalo aku masuk kategori obesitas jadi diminta untuk mengatur pola makan juga..makasih sharingnya mbak, semoga kita semua diberikan kesehatan ya mbak..aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin, bapaknya bisa dikasih pengertian atau cerita2 menyentuh mengenai candu rokok, kemarin kita juga brainstorming supaya pemerintah mau menampilkan video yang membuat orang terenyuh dan berhenti merokok bukan keseraman yang ditimbulkan dari rokok seperti iklan pencegahan merokok yang sudah ada. Hmm, mulai shareanti rokok aja mba, supaya kaum milenial gak berani coba-coba.

      Sama, Aku juga harus jaga pola makan, sekarang aku rutin jalan pagi aja supaya jantungku sehat kembali.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke blog saya. Insyaallah saya akan berkunjung balik. Silahkan berkomentar dengan sopan, dan berbagi tips untuk sesama pembaca.